Minggu, 18 September 2011

Tips Menghilangkan Rasa Malas Belajar

”Tugas kuliah/kerja masih menumpuk di meja, Menghafalkan surat, yah…… hanya dapat ayat pertama saja sudah bosen, mau membaca tetapi mengantuk akhirnya buku-buku kajian beralih fungsi menjadi bantal, kasur empuk selalu menyapaku di malam hari, hmm… apa yang bisa diperbuat agar malas jauh dari diriku?! Akankah hidup yang bagaikan musafir ini disia-siakan begitu saja? Tidak… tidak boleh hal itu terjadi padaku, aku harus bisa memusuhi 5 huruf itu yaitu MALAS.”
Malas bisa kita hindari ketika ia datang menyerang kemauan dan semangat kita, di bawah ini ada beberapa tips antara lain:
  1. Membasuh muka atau mandi ketika kantuk menyerang.
  2. Mengubah posisi duduk ketika membaca. Misalnya dari duduk berubah menjadi berdiri, namun disarankan jangan dari duduk terus berbaring bisa berbahaya atau bisa kebablasan tidur.
  3. Berpindah dari ruang baca ke kamar yang lain. Kalau sebagai anak kos bisa disiasati, berpindah dari kamar kita ke beranda kos, ruang tamu atau bahkan bisa juga ke dapur.
  4. Menghirup udara yang segar dengan cara berdiri di dekat jendela atau membuka jendela-jendela kamar lain untuk menambah kesegaran. Sebagai anak kos bisa disiasati dengan menciptakan aroma terapi, misalnya dengan menyemprot ruangan dengan wangi-wangian dan jika ada kipas angin, bisa menyetel kipas untuk menyebarkan wangi-wangian tersebut ke segala ruang. Karena mungkin tidak semua anak kos mempunyai jendela kamar.
  5. Berjalan-jalan sebentar di sekeliling rumah. Bisa diganti dengan kegiatan yang lain misalnya merapikan rak yang berantakan, atau kegiatan yang lain yang bisa menggerakkan otot-otot kita.
  6. Berbincang-bincang sebentar dengan keluarga atau teman sekos namun mengenai hal mubah bukan keharoman. Hati-hati jangan sampai lupa tujuan utama dalam berbincang-bincang yaitu untuk menumbuhkan semangat, bukan untuk ngobrol bahkan meng-ghibah.
  7. Berdiri membuat secangkir kopi, teh, susu atau juice untuk menghilangkan kebosanan dan menjernihkan akal.
  8. Mengubah kegiatan monoton. Misal bosan menghafalkan surat berganti dengan membaca, jika membaca bosan bisa diganti dengan mendengarkan kajian lewat CD.
Itulah beberapa tips agar kita bisa terjauh dari penyakit malas. Akan tetapi yang paling utama jangan sampai kita lupa berdo’a agar Alloh senantiasa memberi kita semangat dan agar menjauhkan diri kita dari penyakit malas tersebut. Wallohu A’lam bishowab.
Semoga tips di atas dapat bermanfaat bagi penulis ataupun bagi pembaca. Selamat tinggal Malas…

Pelantikan Pengurus Purna Paskibra Indonesia (PPI) Kota Tangerang

Kamis, 01 Juli 2010
Wakil Walikota Tangerang H. Arief R. Wismansyah mengajak para anggota Pasukan pengibar bendera (Paskibra) Kota Tangerang untuk terus mempertahankan prestasi serta   kerja keras dalam memupuk potensi diri sebagai calon pemimpin masa depan.
“Bangun sifat kepemimpinan dan nasionalisme dan selalu bekerja seoptimal mungkin, untuk hasil yang maksimal.” Papar Wakil Walikota saat memberikan sambutan pada acara pelantikan pengurus Purna Paskibra Indonesia (PPI) Kota Tangerang di ruang Al-Amanah, Plaza Puspem Kota Tangerang, Kamis (1/7).
Wakil Walikota menambahkan bahwa  menjadi bagian dari anggota Paskibra merupakan suatu kebanggan tersendiri karena menurutnya, anggota Paskibra itu merupakan pilihan dari beribu pelajar lainnya. untuk itu, anggota Paskibra harus terus bangun semangat dan kerja keras.
Melalui organisasi seperti Paskibra dan Purna Paskibra ini diharapkan mampu mencetak calon-calon pemimpin yang handal. Tidak hanya di tingkat Kota Tangerang dan Banten tapi juga tingkat nasional.
“Saya harapkan PPI mampu mencetak pemimpin-pemimpin yang maju karena anggotanya adalah pribadi-pribadi pilihan.” Ujar Wakil Walikota dihadapan para pengurus PPI periode 2009-2013 saat pelantikan.
Wakil Walikota juga memberikan apresiasi kepada mantan pengurus PPI periode sebelumnya yang telah bekerja keras membangun Paskibra Kota Tangerang sehingga termasuk yang diperhitungkan di tingkat Banten.
Sementara itu, Ketua PPI Propinsi Banten, Eris Anwar Firdaus, dalam sambutannya menyatakan kekagumannya kepada PPI Kota Tangerang karena menurutnya PPI Kota Tangerang merupakan organisasi yang cukup solid dan mempunyai manajemen administrasi yang sangat baik. Selain itu, Kota Tangerang juga dikenal sebagai penghasil anggota Paskibra yang mumpuni. Sehingga cukup diperhitungkan di tingkat Propinsi. “Saya Bangga atas prestasi Paskibra Kota Tangerang.” ujar Eris sambil menambahkan bahwa untuk tahun 2010 ini, dari 10 orang yang dikirim Kota Tangerang ke Banten, 9 diantaranya masuk tim inti.
Eris juga menambahkan bahwa hampir semua yang mewakili Kota Tangerang memenuhi kriteria yang ditentukan.”ini tentunya sangat luar biasa dan signifikan bagi kemajuan Paskibra di Kota Tangerang.” tambah Eris.
Pengurus PPI Kota Tangerang peride 2009-2013 terdiri dari  Bayu Suseno sebagai Ketua, Wakil Ketua Andi Nuril dan Sekretaris Mahdiar.

Tangerang, 1 Juli 2010
KEPALA BAGIAN HUMAS DAN PROTOKOL